Resep Peyek Kacang Renyah dan Tahan Lama – Peyek kacang atau rempeyek merupakan salah satu camilan tradisional Indonesia yang sangat populer dan digemari banyak orang. Camilan renyah berbahan dasar tepung beras dengan taburan kacang ini memiliki cita rasa gurih dan tekstur yang kriuk, menjadikannya pilihan tepat untuk menemani waktu santai atau sebagai pendamping hidangan utama. Resep peyek kacang renyah dan tahan lama sangat mudah dibuat di rumah dengan bahan-bahan sederhana yang umumnya mudah didapatkan di pasar tradisional maupun supermarket.
Dalam artikel ini, kami akan membagikan 7 variasi resep peyek kacang renyah dan tahan lama yang bisa Anda coba di rumah. Mulai dari peyek kacang daun jeruk yang wangi, peyek kacang hijau yang manis, peyek kacang teri yang gurih, hingga variasi unik seperti peyek kacang ikan asin, peyek kacang kedelai, peyek kacang ebi, dan peyek kacang udang basah. Setiap resep peyek kacang renyah dan tahan lama ini memiliki keunikan tersendiri yang pasti akan menggugah selera Anda dan keluarga.
1. Resep Peyek Kacang Daun Jeruk
- Waktu Memasak: 30 menit
- Porsi: 1 toples (± 500 gram)
- Nutrisi: Kalori 150 kkal, Protein 3g, Karbohidrat 20g, Lemak 7g
Bahan-bahan
- 500 gram tepung beras
- 3 sendok makan tepung tapioka
- 1 butir telur
- 150 gram kacang tanah, potong jadi 2
- 10 lembar daun jeruk, iris tipis
- Air secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus
- 6 siung bawang putih
- 2 buah kemiri
- 2 sendok makan ketumbar
- 1 sendok teh lada
- 2 sendok teh jinten
- 3 cm kunyit
- Garam dan kaldu bubuk secukupnya
Cara Membuat
- Haluskan semua bahan bumbu halus menggunakan blender atau ulek hingga benar-benar halus, kemudian sisihkan.
- Dalam wadah besar, campurkan tepung beras, tepung tapioka, dan telur.
- Tambahkan bumbu halus ke dalam campuran tepung, aduk rata.
- Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga membentuk adonan yang tidak terlalu encer atau terlalu kental.
- Tambahkan irisan daun jeruk ke dalam adonan, aduk rata.
- Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang.
- Ambil satu sendok sayur adonan dan tambahkan kacang tanah di atasnya.
- Tuangkan adonan secara perlahan pada pinggiran wajan sambil menyiramkan minyak panas ke atasnya agar adonan terlepas dari wajan.
- Goreng hingga peyek matang, kering, dan berwarna kuning keemasan.
- Lakukan proses ini hingga semua adonan habis.
- Setelah matang, biarkan peyek dingin sepenuhnya dan simpan dalam stoples kedap udara.
2. Resep Peyek Kacang Hijau
- Waktu Memasak: 25 menit
- Porsi: 1 toples (± 400 gram)
- Nutrisi: Kalori 135 kkal, Protein 4g, Karbohidrat 22g, Lemak 5g
Bahan-bahan
- 100 gram kacang hijau (rendam selama semalam)
- 250 gram tepung beras
- 2 sendok makan tepung tapioka
- 1 butir telur
- 1 sendok teh kaldu bubuk
- Garam secukupnya
- Air secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus
- 5 siung bawang putih
- 4 butir kemiri, sangrai
- 1 ruas kunyit (bisa diganti dengan 1/4 sendok teh kunyit bubuk)
Cara Membuat
- Haluskan bawang putih, kemiri, dan kunyit hingga benar-benar halus.
- Dalam wadah besar, campurkan tepung beras, tepung tapioka, telur, kaldu bubuk, dan garam.
- Tambahkan bumbu halus ke dalam campuran tepung, aduk rata.
- Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan mencapai konsistensi yang cukup cair untuk dituang tetapi tidak terlalu encer.
- Masukkan kacang hijau yang sudah direndam dan ditiriskan ke dalam adonan, aduk rata.
- Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang.
- Ambil satu sendok sayur adonan dan tuangkan di pinggiran-pinggiran wajan hingga membentuk lingkaran tipis.
- Goreng peyek hingga cukup keras dan bisa terlepas dari pinggiran wajan, kemudian lanjutkan menggoreng di bagian tengah wajan.
- Goreng hingga peyek tampak renyah, garing, dan berwarna kuning keemasan.
- Angkat dan tiriskan peyek untuk menghilangkan kelebihan minyak.
- Rempeyek kacang hijau siap dinikmati setelah dingin, simpan dalam wadah tertutup agar tidak melempem.
3. Resep Peyek Kacang Teri
- Waktu Memasak: 35 menit
- Porsi: 1 toples besar (± 600 gram)
- Nutrisi: Kalori 160 kkal, Protein 5g, Karbohidrat 18g, Lemak 8g
Bahan-bahan
- 100 gram teri medan
- 500 gram kacang tanah kering
- 250 gram tepung beras
- 250 gram tepung garut
- 800 ml santan kelapa
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus
- 3 butir kemiri
- 1 sendok teh ketumbar
- 5 siung bawang putih
- Garam dan penyedap rasa secukupnya
Cara Membuat
- Haluskan semua bumbu (kemiri, ketumbar, bawang putih, garam, dan penyedap rasa) hingga benar-benar halus.
- Dalam wadah besar, campurkan tepung garut dan tepung beras.
- Tambahkan bumbu halus dan santan ke dalam campuran tepung.
- Aduk hingga rata dan pastikan tidak ada gumpalan dalam adonan.
- Tes rasa adonan, jika masih kurang asin, tambahkan garam sesuai selera.
- Jika adonan terasa terlalu kental, tambahkan sedikit air hingga mencapai konsistensi yang diinginkan.
- Masukkan kacang tanah kering dan teri ke dalam adonan, aduk rata.
- Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang.
- Ambil satu sendok sayur adonan dan tuangkan pada pinggiran wajan.
- Siram-siram peyek dengan minyak panas agar terlepas dari wajan.
- Ketika peyek sudah tidak lengket pada wajan, lepaskan dari pinggiran.
- Goreng hingga peyek berwarna kuning kecokelatan dan renyah.
- Lakukan proses yang sama untuk sisa adonan.
- Angkat dan tiriskan peyek yang sudah matang.
- Sajikan peyek kacang teri sebagai lauk atau camilan setelah dingin.
4. Resep Peyek Kacang Ikan Asin
- Waktu Memasak: 30 menit
- Porsi: 1 toples (± 350 gram)
- Nutrisi: Kalori 145 kkal, Protein 6g, Karbohidrat 17g, Lemak 7g
Bahan-bahan
- 250 gram tepung beras
- 100 gram tepung tapioka
- 1/2 ekor ikan asin petek, potong kecil-kecil
- Air secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus
- 5 siung bawang putih
- 1 sendok teh ketumbar
- 3 biji kemiri
- Garam secukupnya
Cara Membuat
- Haluskan bumbu terlebih dahulu (bawang putih, ketumbar, kemiri, dan garam) hingga benar-benar halus.
- Dalam wadah besar, campurkan tepung tapioka dan tepung beras.
- Tambahkan bumbu halus ke dalam campuran tepung, aduk rata.
- Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan mencapai konsistensi yang tidak terlalu kental.
- Cuci ikan asin petek untuk mengurangi kadar garamnya, kemudian potong kecil-kecil.
- Masukkan potongan ikan asin ke dalam adonan tepung, aduk rata.
- Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang agar peyek tidak mudah gosong.
- Ambil satu sendok sayur adonan dan ratakan pada pinggiran wajan.
- Goreng peyek hingga berwarna kuning keemasan dan renyah.
- Lakukan proses yang sama untuk sisa adonan.
- Angkat dan tiriskan peyek yang sudah matang.
- Untuk menyimpan peyek agar lebih tahan lama, simpan dalam wadah kaca kedap udara.
5. Resep Peyek Kacang Kedelai
- Waktu Memasak: 30 menit
- Porsi: 1 toples (± 400 gram)
- Nutrisi: Kalori 140 kkal, Protein 5g, Karbohidrat 19g, Lemak 6g
Bahan-bahan
- 100 gram tepung beras
- 100 gram tepung tapioka
- 100 gram kacang kedelai (rendam dulu hingga empuk lalu tiriskan)
- 50 ml santan kelapa
- 1 butir telur
- Air secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus
- 3 siung bawang putih
- 3 biji kemiri
- 1 cm kunyit
- 1 sendok teh biji ketumbar
- Garam secukupnya
- Kaldu ayam bubuk secukupnya
- 1 lembar daun jeruk (iris halus, jika suka)
Cara Membuat
- Dalam wadah besar, campurkan tepung beras, tepung tapioka, santan kelapa, dan telur.
- Aduk semua bahan hingga tercampur rata.
- Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga membentuk adonan yang tidak terlalu kental juga tidak terlalu encer.
- Haluskan semua bumbu (bawang putih, kemiri, kunyit, ketumbar, garam, dan kaldu ayam bubuk).
- Masukkan bumbu halus ke dalam adonan tepung, aduk rata.
- Tambahkan irisan daun jeruk jika menggunakannya.
- Tambahkan kacang kedelai yang sudah direndam ke dalam adonan tepung, aduk rata.
- Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang.
- Ambil adonan peyek kira-kira 1 sendok sayur, kemudian tuang melebar di pinggir wajan.
- Siram-siram peyek dengan minyak panas agar matang merata dan renyah.
- Goreng hingga peyek kering dan berwarna kuning keemasan.
- Angkat peyek yang telah matang dan kering, tiriskan.
- Untuk hasil yang maksimal, balik peyek saat menggorengnya agar matang sempurna.
6. Resep Peyek Kacang Ebi
- Waktu Memasak: 30 menit
- Porsi: 1 toples (± 450 gram)
- Nutrisi: Kalori 155 kkal, Protein 4g, Karbohidrat 21g, Lemak 7g
Bahan-bahan
- 150 gram tepung beras
- 100 gram tepung tapioka/kanji/sagu
- 100 gram kacang tanah, iris menjadi 3 bagian
- 50 gram ebi kering
- 2 batang daun bawang, iris tipis
- 65 ml santan kental
- 1 gelas air
- 1 butir telur ayam, kocok lepas
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus
- 4 siung bawang putih
- 3 biji kemiri
- 1 cm kunyit
- 1 sendok makan ketumbar
- 1/2 cm kencur
- Garam secukupnya
Cara Membuat
- Dalam wadah besar, campurkan tepung beras dan tepung tapioka.
- Haluskan semua bumbu (bawang putih, kemiri, kunyit, ketumbar, kencur, dan garam).
- Tambahkan bumbu halus dan telur yang sudah dikocok lepas ke dalam campuran tepung, aduk rata.
- Tuangkan santan dan air sedikit demi sedikit sambil diaduk.
- Pastikan konsistensi adonan tidak terlalu kental atau terlalu encer, sesuaikan jumlah air yang ditambahkan.
- Masukkan kacang tanah yang sudah diiris, ebi kering, dan irisan daun bawang ke dalam adonan.
- Aduk semua bahan hingga tercampur rata.
- Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan dengan api sedang.
- Ambil adonan peyek kurang lebih 1 sendok makan.
- Tuangkan adonan di tepian wajan, biarkan menyebar membentuk lingkaran tipis.
- Siram-siram peyek dengan minyak panas sampai terlepas dari pinggiran wajan.
- Goreng hingga seluruh bagian peyek berwarna kuning keemasan dan renyah.
- Angkat dan tiriskan minyak yang menetes.
- Biarkan peyek dingin sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.
7. Resep Peyek Kacang Udang Basah
- Waktu Memasak: 25 menit
- Porsi: 1 toples (± 350 gram)
- Nutrisi: Kalori 150 kkal, Protein 7g, Karbohidrat 16g, Lemak 8g
Bahan-bahan
- 250 gram udang basah ukuran kecil
- 1 butir telur ayam, kocok lepas
- 5 sendok makan tepung terigu
- 1 sendok makan tepung tapioka
- 1/2 sendok teh garam
- Lada bubuk secukupnya
- 2 siung bawang putih, haluskan
- Penyedap masakan bubuk secukupnya (opsional)
- Air secukupnya
- Minyak secukupnya untuk menggoreng
- Perasan air jeruk nipis
Cara Membuat
- Cuci bersih udang kemudian beri perasan air jeruk nipis agar aroma amisnya berkurang.
- Tiriskan udang hingga benar-benar kering bagian kulitnya.
- Dalam wadah, kocok lepas telur bersama lada bubuk, garam, bawang putih yang sudah dihaluskan, dan penyedap masakan jika menggunakan.
- Aduk rata semua bumbu dengan telur.
- Tambahkan tepung terigu dan tapioka ke dalam adonan telur, aduk perlahan-lahan hingga tercampur rata.
- Tambahkan air secukupnya agar adonan cukup encer untuk dituang tetapi masih bisa menempel pada udang.
- Masukkan udang ke dalam adonan tepung dan telur, aduk rata hingga semua udang terbalut adonan.
- Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang.
- Ambil satu sendok sayur adonan udang dan tuangkan ke dalam minyak panas, bentuk seperti rempeyek atau bakwan.
- Goreng peyek udang hingga matang, kering, dan berwarna kuning keemasan.
- Pastikan menggunakan api sedang agar peyek matang merata tanpa gosong.
- Angkat dan tiriskan peyek udang yang sudah matang.
- Sajikan peyek udang basah selagi masih hangat atau simpan dalam wadah kedap udara setelah dingin.
Tips Membuat Peyek Kacang Renyah dan Tahan Lama
- Pilih tepung beras yang berkualitas baik dan masih segar untuk hasil peyek yang lebih renyah.
- Gunakan perbandingan tepung beras dan tepung tapioka sekitar 3:1 untuk tekstur peyek yang renyah namun tidak terlalu keras.
- Pastikan adonan peyek memiliki konsistensi yang pas, tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer. Adonan yang terlalu kental akan menghasilkan peyek yang tebal dan kurang renyah, sementara adonan yang terlalu encer akan sulit dibentuk.
- Tambahkan 1 butir telur dalam adonan untuk membantu peyek lebih renyah dan tidak mudah hancur.
- Gunakan minyak goreng yang banyak dan panas (namun tidak berasap) untuk menggoreng peyek agar matang merata dan renyah.
- Goreng peyek dengan api sedang, jangan terlalu besar agar tidak cepat gosong dan jangan terlalu kecil agar tidak menyerap banyak minyak.
- Jangan tumpuk terlalu banyak peyek dalam penggorengan, goreng sedikit demi sedikit untuk hasil optimal.
- Pastikan peyek benar-benar kering sebelum diangkat dari penggorengan untuk memastikan teksturnya renyah.
- Biarkan peyek dingin sepenuhnya sebelum disimpan dalam stoples atau wadah kedap udara untuk mencegah kelembaban.
- Tambahkan daun pandan atau bawang putih goreng dalam stoples penyimpanan untuk menjaga aroma peyek tetap harum dan mencegah ketengikan.
- Jika ingin menyimpan peyek dalam waktu yang sangat lama, Anda bisa memasukkannya ke dalam freezer dan menggorengnya kembali sebentar saat akan disajikan.
Penutup
Demikianlah 7 resep peyek kacang renyah dan tahan lama yang bisa Anda coba di rumah. Setiap resep memiliki keunikan dan cita rasa tersendiri yang pastinya akan menggugah selera. Peyek kacang merupakan camilan tradisional yang tidak hanya lezat untuk dinikmati kapan saja, tetapi juga bisa menjadi pendamping sempurna untuk hidangan utama seperti pecel, gado-gado, atau sekedar disantap dengan nasi hangat.
Dengan mengikuti resep dan tips yang telah kami berikan, Anda bisa membuat peyek kacang renyah dan tahan lama yang tidak kalah dengan buatan toko. Pastikan untuk menyimpan peyek dalam wadah kedap udara agar tetap renyah hingga berminggu-minggu. Tidak perlu ragu untuk bereksperimen dengan berbagai jenis kacang atau bahan tambahan lainnya untuk menciptakan variasi peyek kacang renyah dan tahan lama sesuai selera Anda dan keluarga.